Kamis, 06 Oktober 2016

OOP VS Modular

OOP VS MODULAR
Oleh
Rinaldi
FAKULTAS TEKNOLOGI & INFORMASI KOMPUTER
                                                  UNIVERSITAS PRIMA INDONESIA

AI. Pengertian OOP (Object Oriented Programming) 
OOP (Object Oriented Programming) adalah suatu metode pemrograman yang berorientasi kepada objek. Tujuan dari OOP diciptakan adalah untuk mempermudah pengembangan program dengan cara mengikuti model yang telah ada di kehidupan sehari-hari. Jadi setiap bagian dari suatu permasalahan adalah objek, nah objek itu sendiri merupakan gabungan dari beberapa objek yang lebih kecil lagi. Saya ambil contoh Pesawat, Pesawat adalah sebuah objek. Pesawat itu sendiri terbentuk dari beberapa objek yang lebih kecil lagi seperti mesin, roda, baling-baling, kursi, dll. Pesawat sebagai objek yang terbentuk dari objek-objek yang lebih kecil saling berhubungan, berinteraksi, berkomunikasi dan saling mengirim pesan kepada objek-objek yang lainnya. Begitu juga dengan program, sebuah objek yang besar dibentuk dari beberapa objek yang lebih kecil, objek-objek itu saling berkomunikasi, dan saling berkirim pesan kepada objek yang lain.
BI. Konsep OOP (Object Oriented Programming) 
1. Kelas Abstrak (Class Abstraksi)
2. Enkapsulasi (encapsulation)
3. Pewarisan (Inheritance)
4. Polimorfisme (polymorphism)
1. Kelas Abstrak (Class Abstraksi)
    • Kelas merupakan deskripsi abstrak informasi dan tingkah laku dari sekumpulan data.
    • Kelas dapat diilustrasikan sebagai suatu cetak biru(blueprint) atau prototipe yang digunakan untuk menciptakan objek.
    • Kelas merupakan tipe data bagi objek yang mengenkapsulasi data dan operasi pada data dalam suatu unit tunggal.
    • Kelas mendefinisikan suatu struktur yang terdiri atas data kelas (data field), prosedur atau fungsi (method), dan sifat kelas (property).
2. Enkapsulasi (encapsulation)
    • Istilah enkapsulasi sebenarnya adalah kombinasi data dan fungsionalitas dalam sebuah unit tunggal sebagai bentuk untuk menyembunyikan detail informasi.
    • Proses enkapsulasi memudahkan kita untuk menggunakan sebuah objek dari suatu kelas karena kita tidak perlu mengetahui segala hal secara rinci.
    • Enkapsulasi menekankan pada antarmuka suatu kelas, atau dengan kata lain bagaimana menggunakan objek kelas tertentu.
    • Contoh: kelas mobil menyediakan antarmuka fungsi untuk menjalankan mobil tersebut, tanpa kita perlu tahu komposisi bahan bakar, udara dan kalor yang diperlukan untuk proses tersebut.
3. Pewarisan (Inheritance)
    • Kita dapat mendefinisikan suatu kelas baru dengan mewarisi sifat dari kelas lain yang sudah ada.
    • Penurunan sifat ini bisa dilakukan secara bertingkattingkat, sehingga semakin ke bawah kelas tersebut menjadi semakin spesifik.
    • Sub kelas memungkinkan kita untuk melakukan spesifikasi detail dan perilaku khusus dari kelas supernya.
    • Dengan konsep pewarisan, seorang programmer dapat menggunakan kode yang telah ditulisnya pada kelas super berulang kali pada kelas-kelas turunannya tanpa harus menulis ulang semua kodekode itu.
4. Polimorfisme (polymorphism)
    • Polimorfisme merupakan kemampuan objekobjek yang berbeda kelas namun terkait dalam pewarisan untuk merespon secara berbeda terhadap suatu pesan yang sama.
    • Polimorfisme juga dapat dikatakan kemampuan sebuah objek untuk memutuskan method mana yang akan diterapkan padanya, tergantung letak objek tersebut pada jenjang pewarisan.
    • Method overriding.
    • Method name overloading.
CI. Karakteristik OOP (Object Oriented Programming) 
  • Semua adalah objek.
  • Komputasi dilakukan dengan komunikasi antar objek. Setiap objek berkomunikasi dengan objek yang lain melalui pengiriman dan penerimaan pesan.
  • Sebuah pesan merupakan permintaan atas sekumpulan aksi dengan semua argumen yang diperlukan untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu.
  • Setiap objek memiliki memori sendiri, yang dapat terdiri dari objek-objek lainnya.
  • Setiap objek adalah wakil atau representasi dari suatu kelas. Sebuah kelas dapat mewakili sekelompok objek yang sama.
  • Kelas merupakan kumpulan tingkah laku yang berkaitan dengan suatu objek. Jadi, semua objek yang merupakan wakil dari kelas yang sama dapat melakukan aksi yang sama pula.
  • Kelas-kelas diorganisasikan ke dalam struktur pohon yang berakar tunggal, yang dinamakan dengan jenjang pewarisan (inheritance hierarchy).
  • Setiap objek pada umumnya memiliki tiga sifat, yaitu keadaan, operasi dan identitas objek.
  • Operasi merupakan tindakan yang dapat dilakukan oleh sebuah objek.
  • Keadaan objek merupakan koleksi dari seluruh informasi yang dimiliki oleh objek pada suatu saat.
  • Informasi yang terkandung pada objek tersebut pada akhirnya memberikan identitas khusus yang membedakan suatu objek dengan objek lainnya.
BII.Pengertian Modular

Modular (atau Prosedural) pemrograman adalah metode pengkodean yang memerlukan penggunaan rutinitas, sub rutin dan fungsi untuk mengatur dan melaksanakan set instruksi khusus yang berkaitan dengan tugas yang diberikan harus dilakukan. Aturan utama praktis dalam teknik ini adalah bahwa jika satu set instruksi, yang melakukan tugas atau perhitungan tertentu, akan dipanggil beberapa kali, itu harus dipindahkan ke sub rutin (jika tidak mengembalikan nilai) atau fungsi ( jika mengembalikan nilai) dan dipanggil dari bagian lain yang diperlukan program.

Biasanya, untuk membuat pendekatan terstruktur modular sukses untuk memecahkan masalah, Anda harus mendefinisikan masalah dalam hal apa tindakan atau perhitungan program perlu dilakukan dalam rangka untuk melakukan tugas yang ditetapkan dalam masalah. Anda juga perlu melihat apakah ada hubungan khusus antara prosedur dan fungsi untuk membangun perintah eksekusi bagi mereka. Konsep lain di sini adalah bahwa jika subrutin atau fungsi cukup besar, hal ini mungkin karena untuk refactoring menjadi dua atau lebih sub rutin. Ini pada dasarnya adalah bagaimana pemrograman modular mengelola kompleksitas program dengan memecahnya menjadi lebih kecil, sederhana, bagian yang lebih mudah dikelola kode.

Selama bertahun-tahun, pemrograman terstruktur telah diberikan lebih dari satu gaya coding dan dengan demikian memberikan dasar yang baik untuk beradaptasi metode pemrograman sesuai minding seseorang. Maksud saya bahwa tergantung pada latar belakang pengembang dia mungkin ingin mengatur modul mereka, prosedur dan fungsi berdasarkan kelompok fungsional (semua fungsi manipulasi string pergi dalam satu modul, semua tipe data masuk modul lain, semua konstanta di belum modul lain , ini sering jenis organisasi saya ingin mengikuti juga. orang lain mungkin lebih memilih untuk mengatur pendekatan modular mereka berdasarkan struktur entitas (agak dekat dengan OOP). sebagai contoh, semua tipe data, prosedur dan fungsi yang mempengaruhi informasi karyawan pergi dalam satu modul, semua tipe data persediaan dan fungsi berjalan di modul lain. ini adalah salah satu keuntungan besar untuk pendekatan pemrograman modular dalam yang memungkinkan untuk mengatur kode dengan cara yang sesuai dengan cara pengembang berpikir. Ketika Anda berpikir tentang hal itu , itu bisa menjadi titik yang sangat kuat karena semua orang berpikir dengan cara yang sangat berbeda tapi semua orang harus mampu mendefinisikan masalah mereka dan membawa solusi berdasarkan bagaimana mereka akan menyelesaikannya secara manual.

Perbedaan antara Object-oriented Programming dan Structural Programming

Object – oriented programming (OOP)
Structural Programming
Biasa digunakan untuk program untuk line lebih dari 100 / rumit
Biasa digunakan untuk program yang simpel/sederhana.
Bersifat modular (pengkelompokan kode dengan data yang mana setiap objek berfungsi secara independen sehingga untuk setiap perubahan kode tidak tergantung pada kode yang lainnya, atau lebih).
Pemecahan masalah dari besar menjadi maslah yang lebih kecil.
Data-centric
Task-centric
Terdapat kelas dan objek
tidak terdapat kelas dan objek

Kesimpulan Perbedaan antara prosedural dan OOP

• Prosedural : Fokus pada bagaimana cara komputer menangani masalah
• OOP : Fokus pada masalah yang ditangani dengan menggunakan komputer.

              Dengan OOP, kita dapat mengimplementasikan objekt data yang tidak hanya memiliki ciri khas (attribut), melainkan juga memiliki metode untuk memanipulasi attribut tersebut. Singkatnya, OOP memiliki keunggulan dari konsep pemrograman terstruktur, selain itu juga memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan objek dalam kehidupan nyata.

Sumber:
http://enhalblaze.blogspot.co.id/2011/05/oop-vs-modular.html
http://petesqbsite.com/sections/express/issue17/modularversusoop.html
https://lehaqueenzy.wordpress.com/about/
https://diakbar.wordpress.com/2010/09/23/perbedaan-object-oriented-programming-dan-structural-programming/

1 komentar:

  1. kalau program struct dipake bwt penjumlahan deret aritmatika bgmana? mohon bantuannya

    BalasHapus